achdaf weblog

Entries from September 2006

Jelang Ramadhan … Mohon Maaf dari Kami

September 23, 2006 · Leave a Comment

Categories: Uncategorized

September Ceria

September 13, 2006 · 1 Comment

Bulan september bisa jadi adalah bulan yang cukup istimewa bagi saya dan keluarga, apa pasal? Sebab di bulan yang kesembilan dalam hitungan tahun masehi inilah 4 orang dari keluarga besar kami dilahirkan. Pertama tanggal 2, adalah hari dimana mbak / kakak perempuan kandung saya dilahirkan, beliau dilahirkan tahun 1977, alhamdulillah telah dikaruniai seorang putri lucu berusia 2 tahun. Yang kedua adalah wanita yang sangat istimewa di hati saya, tentu saja istri saya tercinta. Perhiasan dunia yang telah Allah berikan kepada saya dilahirkan pada 4 september 24 tahun yang lalu. Yang ketiga adalah umik saya (baca : ibu mertua), beliau dilahirkan di dunia ini pada 9 september 1954. Dan yang terakhir adalah saya sendiri, yang kemarin pada tanggal 12 telah genap 26 tahun. Bukan suatu kebetulan yang tanpa arti, namun insya Allah ada suatu pesan dari Allah, karena kelahiran adalah bagian dari takdir-Nya. Tidak ada pesta besar-besaran ataupun kembang api, mengingat itu bukanlah suatu contoh yang baik dalam mengenang sebuah momentum kelahiran. Hanya sebuah perayaan kecil ataupun ucapan selamat hari lahir kami saling menyampaikan, baik lewat telepon maupun pesan singkat melalui media handphone. Hari lahir yang hampir bersamaan ini (saya dan istri hanya selisih 8 hari) terasa istimewa bagi kami berdua, mengingat untuk kali pertama melewati hari lahir dalam kondisi tidak sendiri, ada amanah yang masing-masing kami emban, menaungi samudra kehidupan ini dengan suatu amanah agar kelak perahu rumah tangga ini membawa kami kepada ridho-Nya.

Momentum kelahiran pada hakikatnya adalah momentum dimana kita selayaknya mengenang kembali makna kematian, bukan kehidupan. Karena hidup ini ibarat sebuah voucher ponsel prabayar, dimana semakin hari semakin berkurang masa aktifnya. Semakin tua semakin mendekati hari kematian. Ia adalah momentum dimana kita harus terus mengevaluasi keberadaan kita di dunia ini, akankah sesuai dengan apa yang telah diamanahkan oleh Sang Pemberi Kehidupan itu sendiri. Sudahkah kita mengoptimalkan semua potensi kita untuk memberi manfaat pada sesama. Sudahkah kita memberi arti kepada orang-orang yang kita cintai, yang ada di sekitar kita. Momentum utnuk menghisab diri kembali akankah kebaikan kita senantiasa bertambah atau malah maksiat yang semakin menggurita dalam dada. Akhirnya, selamat hari lahir buat orang-orang tercinta saya dan juga saya sendiri, semoga umur kita barokah hingga kelak maut menjemput kita.

Categories: Uncategorized