achdaf weblog

Bal hum adhol …

December 21, 2006 · 1 Comment

“Wah, ternyata monyet, kirain DPR beneran …”, tiba-tiba teman saya nyeletuk di sela-sela jam kerja. “emang kenapa, Pak”, timpal saya. “Ini lho, saya dapat kiriman video, katanya sih rekaman DPR 2. kirain kayak yang kemarin, ternyata bukan. Malah video monyet yang lagi gituan terus direkam orang”. Saya tersenyum saja dengan celotehan teman saya itu. “Yah, begitulah Pak, kalau hewan mah gak punya malu kalau lagi begituan dilakukan di depan umum, biarpun diliat banyak orang, karena sudah nafsu ya dilakuin aja. Maklum lah, hewan. Wong saya aja pernah nemuin kucing lagi kayak gitu di depan musholla depan rumah. He he he … Dasar kucing, hewan”, saya lanjutkan berkomentar. “Ooo, jadi kalau ada orang yang begituan diliat banyak orang trus dia gak malu berarti gak kalah ama hewan ya Pak?”, teman saya melanjutkan. “Ya, kurang lebih seperti itu :) “.


Manusia diciptakan dengan segala kelebihannya dibandingkan makhluk Allah lainnya. Derajatnya bisa berubah-ubah, tergantung keinginannya. Ia bisa lebih mulia dari para malaikat, bila ia benar-beanr menempatkan kecintaan pada Rabb-nya pada derajat kecintaan yang tertinggi. Namun ia bisa sederajat dengan binatang ternak, bahkan lebih rendah lagi (bal hum adhal) bila tingkah lakunya tidak jauh berbeda dengan binatang. Seperti yang terjadi akhir-akhir ini, betapa kemaksiatan jadi sesembahan. Zina jadi kebanggaan. Manusia hanya menjadi budak dari hawa nafsunya sendiri, padahal pada saat yang sama ia menagatakan bahwa itulah kebebasan yang dimilikinya, seperti halnya bebasnya makhluk penghuni kebun binatang yang tak pernah malu untuk tak berpakaian disaksikan banyak orang dan berbuat begituan dengan disaksikan berjuta mata. Seakan ingin mengatakan, “Inilah aku, yang bisa berbuat sesuka hatiku. Saksikan aku berbuat ini dan itu. Itu adalah HAM bagi ku. Lihatlah diriku. Semoga engkau menikmatinya.”. Hal yang sama mungkin juga dikatakan dalam hati monyet yang direkam ketika berbuat seperti itu dan dilihat teman saya video rekamannya.

Categories: my world

1 response so far ↓

  • hanum // December 21, 2006 at 7:33 am

    Bersyukur juga kedok anggota DPR yg berbuat zina itu terbongkar. Klo tidak..bisa jd Indonesia punya menteri agama yg tukang maksiat.

You must be logged in to post a comment.