achdaf weblog

20

August 23, 2007 · Leave a Comment

Usia kehamilan istri saat ini sudah menginjak 20 minggu, atau sekitar 4.5 bulan, sudah mencapai separuh perjalanan. Alhamdulillah, sejauh ini insya Allah sehat-sehat aja, belum ada keluhan yang berarti. Senin kemarin istri kontrol rutin sebagaimana dilakukan tiap bulannya. Namun berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang setiap kali kontrol saya jadi pengantarnya, kali ini dengan sangat menyesal tidak bisa saya lakukan. Mengingat lokasi yang sangat berjauhan. Dan harus berganti dokter pula. Kalau biasanya di bekasi saya yang mengantar dan ditangani salah satu dokter di rumah sakit swasta, kali ini diantar oleh ibu, mbak dan mas ipar saya, pun juga dilakukan di Surabaya. Alhamdulillah, kondisi sejauh ini sehat-sehat saja. Buah hati saya pun sudah semakin menunjukkan gerak-geriknya. Sesekali umminya ngabarin via sms kalo dedeknya dah sering bermanuver di perut umminya. Hasil USG kemarin diketahui kalau diameter kepalanya sudah mencapai 4.8 cm, dan panjang pahanya sudah 3 cm (semoga sehat terus ya nak).

my child

Dari beberapa sumber, diketahu kalau usi kehamilan menginjak 5 bulan, janin sudah bisa mulai mendengarkan suaranya, karenanya istri dah saya minta untuk sering-sering ndengerin dedeknya dengan alunan murottal quran, baik dari umminya secara langsung atau maupun dari MP3 player. Selain itu organ seksual dan sidik sudah mulai terbentuk. Sistem percernaannya pun sudah muali berfungsi lebih banyak.

Tumbuhlah sehat ya nak. Jadilah anak yang tak sekedar smart, taat, dan sehat, namun juga bermanfaat. Lahirlah di dunia ini dengan tangisan semelengking-lengkingnya, agar seluruh dunia tahu bahwa seorang yang kelak bisa dirasakan manfaatnya di dunia ini telah dilahirkan. Jadilah hamba Allah yang bertaqwa, kapanpun, dimanapun. Jadilah ummat Muhammad yang siap meneruskan perjuangan risalahnya di muka bumi ini dengan semagat jihad yang tak pernah padam. Jadilah orang yang cita-citanya tak pernah berhenti dan terbatasi oleh ruang dan waktu, namun tetap tawadhu melihat ke bumi bahwa engkau hanyalah seorang hamba, manusia, budak-Nya, yang segala prestasi yang diraih tak lain hanyalah pemberian-Nya. Janganlah engkau menjadi orang yang ghurur dan tertipu akan segala apa yang terjadi padamu. Semoga kelak kami dapat menjagamu, merawatmu sebaik-baiknya. Karena engkau adalah titipan dari-Nya yang terbesar, yang kelak akan kami pertanggungjawabkan di depan-Nya, kelak.

Categories: my family

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

You must be logged in to post a comment.