achdaf weblog

Entries categorized as ‘my family’

8 menuju 9 : Suami Siaga

December 15, 2007 · 1 Comment

Usia kehamilan istri saya saat ini dah mencapai minggu ke-36. Dah semakin besar jundi saya ni di dalam perut umminya. 2 minggu yang lalu, perkiraan berat dah sekitar 2.1 kg. Sejauh ini belum ada gangguan berarti insya Allah. Perkiraan lahir sekitar 10 Januari 2008, mungkin bertepatan dengan tahun baru hijriah. Mohon doanya semoga Allah memberi kemudahan dalam proses lahiran, ummi dan bayinya diberi kesehatan nantinya. Amien.

Categories: my family

7 bulan berjalan

October 24, 2007 · Leave a Comment

Menjelang hari kepulangan saya, karena istri sudah memasuki minggu ke 28 kehamilan, memeriksakan diri ke dokter. Oleh dokter direkomendasikan untuk USG 4 dimensi, mengingat posisi jundiku yang seharusnya posisi kepalanya dah di bawah manakala dah masuk bulan ke 28. Alhamdulillah belum terlalu terlambat, dengan latihan teratur insya Allah jundiku bisa memutar ke posisi seharusnya. Insya Allah. Berikut capture dari USG 4 dimensi kemarin. Menurut “penerawangan” alat itu, jundiku seorang akhwat :) (cantik kayak ibunya kali nantinya yah). Tapi siapa tahu, saat lahiran ternyata lain. Jadi musti siapin 2 nama aja.

4 3 5 

2 1 7

Categories: my family

Selamat Iedul Fitri …

October 10, 2007 · Leave a Comment

Lebaran

Categories: my dien · my family

Peran Suami – Ayah

September 30, 2007 · Leave a Comment

Beberapa peran yang diambil oleh seorang suami dan ayah :

1. Panglima yang mengarahkan biduk rumah tangganya kemana arah yang akan dituju
2. Guru yang mendidik istri dan putra-putrinya
3. Syaikh yang memberikan pendidikan dien dan menjaga keimanan, menjaga keluarganya agar selamat dunia akhirat kelak
4. Sahabat yang siap menjadi penghibur, teman bermain, dan pendengar yang baik bagi istri dan anaknya

Sebuah peran yang tidak ringan memang … But it must be done !

Categories: my family

Jundiku … (1)

September 11, 2007 · Leave a Comment

Ni foto jundiku, pas kemarin umminya cek ke dokter, buat persiapan puasa yang tinggal di depan mata. Untuk kali kedua cintaku tak kudampingi saat ke dokter. Usia kehamilan dah memasuki minggu ke 23. Kata istri, diameter kepala dah 5.7 cm, sementara tulang paha 3.7 cm.

Jundiku 23 minggu

Yang kuat ya nak. Temani ummimu di sana untuk berjuang menggenapkan Ramadhannya. Kamu pasti kuat. Sekuat ummimu yang 2 minggu yang lalu harus pulang-pergi surabaya-bekasi dalam sehari untuk mengemban “tugas negara”. Kamu pasti kuat. Sekokoh ibumu yang sering kutinggal pergi tiap hari, dan sekarang pergi lebih jauh lagi. Namun bersyukurlah, karena insya Allah abimu ini akan kembali sebulan lagi.

Categories: my family

Lagu rindu

September 6, 2007 · Leave a Comment

Tadi pagi, pake YM, saya sms istri, isinya sepert ini :

Istriku yang kucinta
Pujaan hatiku
Telah lama tak jumpa
Sebulan lamanya
Tak mudah kulupakan
Tak mudah berpisah
Selalu kurindukan
Putriku tersayang …

*Liriknya pake lagu Desaku yang kucinta :)

Ehh, dapet balesan juga kayak gini :

Suamiku suamiku
Tak lama bertemu
Merah kuning hijau
Rasanya hatiku
Ku ingin bertemu cinta di hatiku
Suamiku suamiku
Ku sayang padamu …

Yang ini dari lagu mana hayo? Hehehe … bisa aja yah.

Categories: my family

Selamat Milad, Putriku Sayang …

September 4, 2007 · Leave a Comment

25thn

Tiada kata yang patut terucap
Selain munajat kesyukuran akan kehidupan
Ditakdirkan sebagai manusia sempurna yang tak kurang apa
Yang kecantikannya melampaui bidadari langit
Surga dunia kan didapat
Dari seorang istri shalihah
Yang setia menemani suami kala ada di sisi
Yang kukuh menjaga diri tak kala suami pergi

Duhai Putri Sayang-ku
Tak terbayang sebelumnya kaulah bidadariku dari surga yang diturunkan-Nya
Selamat Milad yang ke 25
Semoga Allah mennyuburkan cinta kita yang hanya untuk-Nya
Menjaga kesucian cinta ini hanya untuk Rabb Sang Pemilik Cinta
Cinta-Nya, Cinta kita yang hanya untuk-Nya
Semoga jadi bekal besar bagi kita untuk menjaga buah cinta kita
Yang tak lama lagi insya Allah kan hadir di sisi
Dengan tawa dan senyumnya
Semoga kebersamaan ini kan tetap terjaga hingga kita berkumpul nanti di Jannah-Nya

Peluk cium sayang, dari Mas yang jauh dari dirimu, namun hatinya kan tak berjarak darimu

Categories: my family

20

August 23, 2007 · Leave a Comment

Usia kehamilan istri saat ini sudah menginjak 20 minggu, atau sekitar 4.5 bulan, sudah mencapai separuh perjalanan. Alhamdulillah, sejauh ini insya Allah sehat-sehat aja, belum ada keluhan yang berarti. Senin kemarin istri kontrol rutin sebagaimana dilakukan tiap bulannya. Namun berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya yang setiap kali kontrol saya jadi pengantarnya, kali ini dengan sangat menyesal tidak bisa saya lakukan. Mengingat lokasi yang sangat berjauhan. Dan harus berganti dokter pula. Kalau biasanya di bekasi saya yang mengantar dan ditangani salah satu dokter di rumah sakit swasta, kali ini diantar oleh ibu, mbak dan mas ipar saya, pun juga dilakukan di Surabaya. Alhamdulillah, kondisi sejauh ini sehat-sehat saja. Buah hati saya pun sudah semakin menunjukkan gerak-geriknya. Sesekali umminya ngabarin via sms kalo dedeknya dah sering bermanuver di perut umminya. Hasil USG kemarin diketahui kalau diameter kepalanya sudah mencapai 4.8 cm, dan panjang pahanya sudah 3 cm (semoga sehat terus ya nak).

my child

Dari beberapa sumber, diketahu kalau usi kehamilan menginjak 5 bulan, janin sudah bisa mulai mendengarkan suaranya, karenanya istri dah saya minta untuk sering-sering ndengerin dedeknya dengan alunan murottal quran, baik dari umminya secara langsung atau maupun dari MP3 player. Selain itu organ seksual dan sidik sudah mulai terbentuk. Sistem percernaannya pun sudah muali berfungsi lebih banyak.

Tumbuhlah sehat ya nak. Jadilah anak yang tak sekedar smart, taat, dan sehat, namun juga bermanfaat. Lahirlah di dunia ini dengan tangisan semelengking-lengkingnya, agar seluruh dunia tahu bahwa seorang yang kelak bisa dirasakan manfaatnya di dunia ini telah dilahirkan. Jadilah hamba Allah yang bertaqwa, kapanpun, dimanapun. Jadilah ummat Muhammad yang siap meneruskan perjuangan risalahnya di muka bumi ini dengan semagat jihad yang tak pernah padam. Jadilah orang yang cita-citanya tak pernah berhenti dan terbatasi oleh ruang dan waktu, namun tetap tawadhu melihat ke bumi bahwa engkau hanyalah seorang hamba, manusia, budak-Nya, yang segala prestasi yang diraih tak lain hanyalah pemberian-Nya. Janganlah engkau menjadi orang yang ghurur dan tertipu akan segala apa yang terjadi padamu. Semoga kelak kami dapat menjagamu, merawatmu sebaik-baiknya. Karena engkau adalah titipan dari-Nya yang terbesar, yang kelak akan kami pertanggungjawabkan di depan-Nya, kelak.

Categories: my family

Akhirnya … Semoga Berkah

August 10, 2007 · Leave a Comment

Alhamdulillah, setelah melalui proses yang lumayan berliku berkelok kiri kanan (halah …). Dimulai dari perburuan, penentuan target, lobbying, tawar menawar, kesepakatan, apply kredit, approval kredit, akad kredit, nyari tukang hingga akhirnya selesai (ato dianggap selesai ya:), akhirnya hari selasa, 787 alias 7 Agustus 2007 saya sekeluarga pindah rumah ke rumah kami yang baru di Jl. Palem I/156 Perumnas I Bekasi. Lokasi yang tidak jauh dari  kontrakan sebelumnya. Berharap keberkahan dan kemanfaatan dari rumah kami ini. Meski kecil tapi semoga bisa menjadi jannah yang sebenar-benarnya di dunia.
Btw, snapshotnya nyusul kali yee … :)

Categories: my family

Saat Kerinduan Itu Membuncah

August 4, 2007 · Leave a Comment

Kalau saya hitung, sudah 5 bulan saya tidak pulang kampung, terakhir saya dan istri pulang kampung bulan februari yang lalu. Alhamdulillah, akhirnya kesampean juga saya pulang tanggal 21-22 juli kemaren. Memang terasa sangat singkat, hanya semalam. Tapi setidaknya cukup mengobati rasa rindu. Banyak agenda yang kami rencanakan kemaren, mulai sohib istri yang menikah, keperluan keluarga, menjenguk keponakan baru yang lahir mei yang lalu, dan yang lebih penting lagi menengok ortu, sekedar mencium kedua tangannya yang telah lama tak saya lakukan. Setelah menikah, memang cukup sulit bagi kami untuk bisa pulang dalam waktu yang cukup lama. Selain jam kerja saya yang kadang ga karuan, jadwal mengajar istri yang kadang ada hari sabtu agak menyulitkan kami untuk bisa leluasa memilih hari pulang.

Melihat-lihat keluarga saya, ortu, ataupun bagaiman cerianya keluarga mertua, timbul rasa keinginan untuk bisa berkumpul dengan mereka lagi. Berbagi tawa dan canda, memberi perhatian lebih kepada mereka, ortu saya khususnya. Umur yang tak lagi muda menjadikan mereka butuh perhatian lebih. Mengisi hari-hari libur dengan mereka tentu sangat menyenangkan. Maklum, karena jam kerja yang P4 (pergi pagi pulang petang) atau bahkan malam, manjadikan hari libur begitu berharga. Apalagi, hari sabtu biasanya saya masuk, otomatis hari minggu jadi satu-satunya waktu bagi kami untuk leluasa berkumpul. Lain lagi ceritanya kalau hari minggu ada kegiatan yang harus kami lakukan. Kalau di sini, liburan otomatis berdua saja, mengingat si kecil baru awal tahun depan lahir (mohon doanya ya). Jadinya kalau di rumah saja kadang bosen, akhirnya bikinlah acara jalan2, ke mana kek, yang penting keluar rumah gitu. Lain lagi ceritanya kali kalau ada keluarga yang lain, di rumah pun rasanya sudah cukup berbagi dengan mereka.

Kampung halaman memang kadang begitu merindukan. Ada suatu harapan suatu saat bisa kembali berkumpul bersama. Hidup memang adalah pilihan, mana yang ingin kita pilih. Kita tidak bisa terus memimpikan sesuatu yang kalau ternyata Ia belum memberikan kepada kita. Yang penting bagi kita sekarnag adalah menikmati dan mensyukuri apa yang sudah kita dapatkan saat ini. Sembari tetap berusaha mencari yang terbaik bagi kita, dan bersabar kalau memang itu belum Ia berikan kepada kita.

Categories: my family · my life